Keutamaan Membaca al-Quran, apa sajakah?

Al-Quran adalah kalamullah (firman Allah). Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Allah atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.

Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan dan Membaca al-Quran

Pahala mengajarkannya

Sabda Nabi ﷺ :

( خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وعَلَّمَهُ ( البخاري

“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya.” (Al-Bukhari)

Pahala membacanya

Sabda Nabi ﷺ :

( مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةُ وَ الحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا ( الترمذي

“Siapa saja membaca satu huruf dari kitab Allah (al-Quran), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi)

Keutamaan mempelajari al-Quran, menghafalnya dan pandai membacanya

Sabda Nabi ﷺ :

مَثَلُ الذيْ يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَمَثَلِ الذيْ يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ يَتَعَاهَدُهُ وَهُوَ عَلَيْهِ شَدِيْدٌ فَلَهُ أَجْرَانِ

“Perumpamaan orang yang membaca al-Quran sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Quran sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Dan sabda Nabi ﷺ :

يُقَالُ لِصَاحِبِ القُرْآنِ: اقْرَأ وارْتَقِ ورَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلْ في الدُّنيا فَإنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَأُ بِهَا ( الترمذي )

“Dikatakan kepada ahli al-Quran, bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca di dunia, karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca” (HR. At-Tirmidzi)

Al-Khaththabi mengatakan: “Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat al-Quran adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembaca (al-Quran), ‘Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat al-Quran yang sebelumnya kamu baca (di dunia)’. Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya al-Quran, maka ia menempati tingkatan surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membaca sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengan bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya.”

Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari al-Quran

مَنْ قَرَأَ القُرْآنَ وَتَعَلَّمَهُ وَعَمِلَ بِهِ أُلبسَ والِدَاهُ يَوْمَ القِيَامَةِ تَاجَاً مِنْ نُوْرٍ ضَوْؤُهُ مِثْلُ ضَوْءِ الشَّمْسِ، وَيُكْسَى وَالِدَاهُ حُلَّتَينِ لا يَقُومُ لَهُمَا الدُّنيا، فَيَقُوْلانِ: بمَ كُسِيْنَا هَذِهِ؟ فَيُقَالُ: بأَخْذِ وَلَدِ كُمَا القُرْآنَ ( الحاكم )

“Siapa saja membaca al-Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya-tanya: “Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?”, Dijawab: “Karena anakmu telah membaca al-Quran”.” (HR. Al-Hakim)

Al-Quran memberi syafaat kepada pembacanya di akhirat

Sabda Nabi ﷺ :

اقْرَءُوْا القُرْآنَ فَإِنَّهُ يأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيْعًا لأَصْحَابهِ

“Bacalah al-Quran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para pambacanya.” (HR. Muslim)

Dan sabda Nabi ﷺ :

الصِّيَامُ وَ القُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلعَبْدِ يَوْمَ القِيَامَةِ ( أحمد و الحاكم )

“Puasa dan al-Quran keduanya akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.” (HR. Ahmad dan Al-Hakim)

Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya

مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ الله تَعَالَى يَتْلُوْنَ كِتَابَهُ وَيَتَدَارَسُوْنَهُ بَيْنَهُمْ إلا نَزَلَتْ عَلَيْهُمُ السَّكِيْنَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الملاءِكَةُ وَذَكَرَهُمُ الله فِيْمَنْ عِنْدَهُ ( أبو داود )

“Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketengangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjung oleh Allah di hadapan para makhluk yang di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud)

Adab Membaca al-Quran

Ada beberapa adab disebutkan oleh Ibnu Katsir, diantaranya:

  • Tidak menyentuh al-Quran atau membacanya kecuali dalam keadaan suci
  • Bersiwak sebelum membacanya
  • Mengenakan pakaiannya yang terbaik]
  • Menghadap kiblat
  • Berhenti jika menguap
  • Tidak memotong bacaan dengan suatu perkataan kecuali memang ada keperluan
  • Pikirannya terkonsentrasi
  • Ketika melalui ayat yang berisi janji berhenti untuk memohon kepada Allah Azza wa Jalla
  • Ketika melalui ayat yang berisi ancaman memohon perlindungan kepada-Nya
  • Tidak meletakkan al-Quran tercerai berai juga tidak meletakkan sesuatu di atasnya
  • Tidak saling mengeraskan bacaan terhadap orang lain
  • Tidak membaca di dalam pasar dan di tempat-tempat hiburan

Bagaimana membaca al-Quran

Anas رضي الله عنه ketika ditanya tentang bacaan Nabi ﷺ , ia menjawab:

كَانَ يمُدُّ مَدًّا، إِذَا قَرَأَ: بسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ يمُدُّ باسْمِ اللهِ، وَ يمُدُّ الرَّحْمَنِ، وَ يمُدُّ الرَّحِيْمِ
( البخاري )

“Beliau senantiasa membaca dengan perlahan (sesuai dengan panjang pendeknya). Jika beliau membaca Bismillahirrahmanirrahim, beliau baca dengan perlahan Bismillah, beliau baca dengan perlahan Ar-Rahman dan beliau baca dengan perlahan Ar-Rahim.” (HR. Al-Bukhari)

Pelipat-gandaan pahala bacaan

Setiap orang yang membaca al-Quran dengan ikhlas karena Allah maka ia mendapatkan pahala. Namun pahala ini dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan dan pemahaman terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat

Jumlah ayat yang dibaca dalam sehari semalam

Para sahabat Nabi ﷺ biasanya membuat untuk diri mereka sendiri sejumlah ayat al-Quran untuk dibaca setiap hari. Tidak seorang pun dari mereka yang senantiasa mengkhatamkan al-Quran dalam waktu kurang dari tujuh hari. Bahkan ada larangan berkenaan dengan mengkhatamkan al-Quran dalam waktu kurang dari tiga hari.

Demikianlah keutamaan-keutamaan membaca al-Quran yang dikemukakan dalam buku Tafsir Al-‘Usyr Al-Akhir dari Al-Qur’an Al-Karim juz (28, 29, 30) Cetakan IV Bahasa Indonesia (www.tafseer.info)

Daftar Bimbingan Belajar Membaca al-Quran disini

Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.
~ H.R. Bukhari ~

DAFTAR SEKARANG
×

Assalaamu'alaikum!

Klik kontak dibawah ini untuk chat dengan Admin atau kirim email ke yayasanakademialquran@gmail.com

× Butuh informasi lebih lanjut?